A.         Tujuan Penyusunan KSP

Secara umum, Kurikulum SMP Negeri 1 Leksono disusun untuk dijadikan pedoman penyelenggaraan pendidikan yang sejalan dengan Tujuan Pendidikan Nasional dan Tujuan Pendidikan Dasar. Kurikulum SMP Negeri 1 Leksono diharapkan dapat menjadi pedoman dalam mempersiapkan murid agar menjadi pribadi yang cerdas, berpengetahuan, kreatif, inovatif, bertanggung jawab, dan siap masuk dalam kehidupan bermasyarakat.

Secara khusus, Kurikulum SMP Negeri 1 Leksono disusun dengan tujuan:

  1. untuk mempersiapkan murid menyesuaikan diri dengan perubahan sosial dan zaman. Karenanya, kurikulum diharapkan dapat menyikapi fenomena yang timbul seiring berkembangnya zaman.
  2. sebagai alat atau pedoman untuk menghasilkan pribadi-pribadi yang utuh dan berintegrasi. Sebab pada dasarnya, pelajar adalah anggota dan bagian integral masyarakat yang perlu dibekali sebelum masuk ke jenjang yang lebih tinggi.
  3. sebagai alat atau pedoman untuk memberikan layanan terhadap perbedaan individu murid.
  4. untuk mempersiapkan murid melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
  5. untuk mengarahkan potensi murid sekaligus mengenali kelemahan dalam dirinya. Setelah memahami kedua hal tersebut, diharapkan murid dapat mengembangkan potensi dan memperbaiki kelemahannya.

B.         Prinsip Pengembangan KSP

Kurikulum SMP Negeri 1 Leksono dikembangkan berdasarkan Kerangka dasar dan struktur kurikulum merdeka yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dalam pengembangannya, Kurikulum SMP Negeri 1 Leksono menerapkan 5 prinsip, yaitu:

  1. Berpusat pada Murid

Dalam hal ini, pembelajaran harus memenuhi keragaman potensi, kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan murid.

  1. Kontekstual

Kurikulum harus menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan, konteks sosial budaya dan lingkungan.

  1. Esensial

Yang dimaksud dengan esensial yaitu memuat semua unsur informasi penting/utama yang dibutuhkan dan digunakan di satuan pendidikan. Bahasa yang digunakan lugas, ringkas, dan mudah dipahami.

  1. Akuntabel

Kurikulum yang dikembangkan harus dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan bersifat aktual.

  1. Melibatkan Berbagai Pemangku Kepentingan

Pengembangan kurikulum SMP Negeri 1 Leksono melibatkan komite satuan pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan, antara lain orang tua, dan instansi atau organisasi di sekitar satuan pendidikan. Selain itu, pengembangan kurikulum dilakukan di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya